Sabtu, 15 Oktober 2011

MAPALA KUMTAPALA UNTUK BULU'NTII 2324 MDPL

MAPALA KUMTAPALA UNTUK BULU'NTII 2324 MDPL
 


Mapala Kumtapala merupakan lembaga minat bakat petualangan alam bebas (Out Door Sport) yang salah satu divisinya adalah  Jelah Rimba Mendaki Gunung (JRMG)  diantara tiga divisi lain yakni Caving, Climbing dan Advokasi dan Konservasi. Aktivitas pendakian ini sangat didukung oleh kondisi alam di Sulawesi Tengah yang mana banyak dijumpai pegunungan dan hutan belantara yang belum terjamah, keindahan alam merupakan anugerah sang pencipta kepada mahluknya yang merupakan bukti kebesaran -NYA untuk itu kita dituntut untuk mengelolah dan memampfaatkannya secara bijaksana.

Aktifitas mendaki gunung dan menjelajah rimba merupakan aktifitas yang sangat Ekstrim, harus memerlukan persiapan yang matang baik segi mental, fisik maupun materii serta hal-hal penunjang lainnya. Hal ini wajib dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saat pendakian nantinya.Team Ekspedisi gunung Bulu N’ti 2011 kali ini melintas dengan titik star mengambil lokasi di Desa Jono dan finish puncak Bulu N’ti dengan ketinggian 2324 Mdpl.

Berdasarkan Rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pengurus Mapala Kumtapala kepada kami tentang pengambilan Nomor Registrasi Anggota (NRA) di pegunungan Bulu'Ntii yang di koordinir langsung oleh kanda Abd. Rahman Reza maka tim Ekspedisi Bulu N’ti 2011 mencoba untuk  mengembang amanat tersebut sebagai salah satu syarat kenaikan Jenjang Pendidikan ke-empat di Mapala Kumtapala Fak. Hukum UNTAD.

Kegiatan ini terdiri dari dua tahap, untuk tahap pertama yaitu persiapan kegiatan dimulai dari tanggal 15 Juni 2011 sampai dengan 14 Juli 2011 bertempat di Base Camp Mapala Kumtapala. Tahap kedua yaitu pelaksanaan kegiatan atau pendakian yang direncanakan selama  5 (hari) hari dengan perencanaan logistik selama 8 (delapan) hari terhitung eror, yang rencananya dimulai dari tanggal 16 Juli sampai dengan 23 Juli 2011 dengan titik star di Desa Jono, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Propinsi Sulawesi Tengah.

 Letak pegunungan Bulu N’ti pada lembar peta nomor 2014-64 dengan nama MARANATA, pegunungan Bulu N’ti terletak pada koordinat:
  119°  05’ 12.3” BT
    48’ 02.8”      LU

Segala sesuatunya sudah dianggap rampung dan siap untuk melaksanakan kegiatan Team Ekspedisi Bulu N’ti 2011, kami pun membuat suatu pertemuan untuk mempresentasekan kesiapan yang telah kami lakukan selama ini, Presentase kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Anggota, Badan Pengurus dan Anggota Mapala Kumtapala yang dilaksanakan pada tanggal 01 Juli 2011 bertempat base camp Mapaka Kumtapala Fakultas Hukum Universitas Tadulako. Dalam presentase yang kami lakukan banyak masukan yang kami terima Khusunya penambahan daftar perlengkapan dan yang paling utama kekompakan Team, berangkat dari situ kami juga belum dinyatakan siap untuk melakukan ekspedisi karena hasil yang dicapai belum sampai 50 % untuk standar ekspedisi sehingga semua anggota yang tergabung dalam ekspedisi Bulu N’ti berusaha keras untuk mencapai target ekspedisi, karena itulah pengurus mengarantinakan para peserta ekspedisi untuk memberikan arahan kekurangan-kekurangan. Dengan kegigihan,  semangat dan kerja keras peserta ekspedisi maka kami sampai pada target dan kami pun dinyatakan siap untuk melakukan ekspedisi Bulu N’ti.  

Informasi yang disampaikan oleh pengurus Mapala Kumtapala tentang pendidikan lanjutan pengambiln Nomor Registrasi Anggota telah kami ketahui, sehubungan dengan itulah maka pada hari ini semua peserta yang akan mengikuti pendidikan lanjutan  pengambilan Nomor Registrasi Anggota (NRA), telah sibuk untuk membentuk suatu tim panitia pelaksana kegiatan yang terdiri atas ketua yaitu Asmarita (posita), sekertaris Abd. Aan Achbar (kasasi), bendahara Fitriani. S. Pairunan (Regulasi) dan seperangkat seksi-seksi yang mengkoordinir job-job yang telah ditugaskan.  Setelah menyelesaikan syarat kami pun mengerjakan tentunya yang pertama yang harus dipenuhi adalah masalah administrasi terutama masalah perizinan dan juga pemberitahuan kegiatan serta permohonan bantuan dana dalam hal ini badan pekerja bersama-sama dengan Badan Pengurus mengeluarkan beberapa surat ke berbagai pihak terkait untuk mendukung kegiatan ini.
Perjuangan, semangat dan kerja keras oleh anggota tim ekspedisi belum mencapai target yang diinginkan, dikarenakan situasi pasca kegiatan pada saat itu tengah belangsung kegiatan ujian semester bagi mahasiswa Fak. Hukum sehingga para pekerja terhambat memenuhi target yang diinginkan, selesai dengan kegiatan ujian semester anggota tim ekspedisi mulai bekerja sepenuhnya, sesuai dengan tugas masing-masing, kami membagi anggota untuk mensurvai tempat desa yang akan menjadi lokasi kegiatan, disini ketua panitia menugaskan bebi dan rahmat untuk mencari data-data yang akan diperlukan nantinya dalam kegiatan ekspedisi,  setelah mengumpulkan data-data dari lokasi yang telah ditentukan kami pun langsung membuat plotingan jalur ekspedisi pada pegunungan Bulu N’ti tepatnya di Desa Jono Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. 

 
Dari informasi-informasi yang kami kumpulkan  jalur yang akan kami lewati cukup menantang sehingga untuk menyukseskan kegiatan ini kami memerlukan persiapan-persiapan yang sangat optimal baik dari segi perlengkapan, maupun persiapan fisik dan mental masing-masing anggota tim karena itulah Pra Pelaksanaan kegiatan ini disamping mengurus administrasi kami menyempatkan diri untuk melakukan pembekalan fisik dengan melakukan joging serta olahraga otot. Setiap pukul 15.00 semua anggota tim ekspedisi melakukan kegiatan olahraga berupa joging, kegiatan ini dikoordinir langsung oleh kanda Abd. Rahman Reza serta senior-senior lainnya. Kegiatan ini berlangsung selama sebulan sebelum proses pendakian, kegiatan tim ekspedisi selama sebulan yaitu mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam  pendakian nantinya.
  
Rabu, 13 JULI 2011
Setelah semua persiapan telah dianggap matang, Koordinator Lapangan (Abd.Rahman Reza) di bantu dengan Ketua Mapala Kumtapala untuk  membagi logistic sama rata kepada Anggota tim. Setelah itu Tim di kumpulkan dan diberi arahan  oleh Dewan Pembina dan senior-senior lainnya, setelah itu kami berkumpul bersama dan untuk lebih mempererat tali persaudaraan maka setelah pembagian logistic semua anggota tim tidur bersama-sama, dan istirahat full untuk menyegarkan badan persiapan keesokan harinya.
Kamis, 14 Juli 2011
Kegiatan hari ini, para anggota tim ekspedisi telah sibuk untuk mempacking barang-barang yang akan dibawah dalam pendakian nantinya, pukul 12.00, semua anggota telah siap dengan carier masing-masing, dan pada pukul 13.00 kordinator lapangan memberikan instruksi untuk berkumpul di pelataran Mapala Kumtapala karena pada saat itu akan dilangsungkan upacara pelepasan tim ekspedisi Bulu N’ti ke Desa Jono.
Upacara pelepasan tim ekspedisi ini dilepas langsung oleh Dewan pembina Mapala Kumtapala (Kanda djamaluddin, SH) sebagiai pembina upacara dan dipimpin lansung oleh kordinator lapangan. Arahan dari Dewan Pembina untuk kesuksesan kegiatan pendakian sangatlah penting serta masukan-masukan dari  Anggota Kehormatan, kami dilepas di Depan Panggung Mahasiswa Fak. Hukum UNTAD. Sebelum pelepasan kanda Hamka meminta izin kepada korlap untuk memberikan arahan kepada anggota tim ekspedisi, untaian kata-kata yang sempat membuat suasana hening dan tetesan air mata tim ekspedisi membuktikan keseriusan untuk mencapai kesuksesan ekspedisi kali ini, kata-kata  yang sangat memiliki makna itulah yang membuat semua anggota tim memiliki rasa tanggungj awab untuk menyukseskan pendakian ini.
 
Pukul 14.00 dan kami meninggalkan  Base Camp Mapala Kumtapala tercinta  menuju Desa Jono sebagai titik Star Kami untuk melakukan pendakian. Tim tiba pada pukul 16.00 Wita, dan disambut baik oleh saudara-saudara kami sesama anggota Mapala Kumtapala yang dahulu  telah berada  di Desa Jono, serta warga dan ibu kades Desa Jono. Sesampainya ditempat yang  menjadi posko induk kegiatan, semua anggota tim ekspedisi langsung mengambil posisi untuk tempat bermalam, selesai mendirikan tenda domne kami langsung mempersiapkan masakan untuk makan malam.  Pukul 23.00 semua tim telah selesai dengan kegiatan makan malam dan dilanjutkan dengan istirahat malam. 

Jumat, 15 Juni 2011
Pagi hari ini udara sangat sejuk, matahari menyinari tanpa ada awan yang menghalangi, para anggota tim khusus perempuan telah bergegas menuju rumah kepala Desa Jono, sesampainya disana kami meminta diri untuk numpang mandi. Tak terasa jam telah menunjukan pukul 08.00, para senior telah sibuk mempersiapkan kegiatan yang akan mereka laksanakan, sedangkan para anggota ekspedisi turut bergabung dalam menyukseskan kegiatan yang mereka laksanakan, kegiatan ini berupa penyuluhan hukum pada masyarakt Desa Jono.

 
Tak terasa kegiatan penyuluhan tersebut telah selesai, dan kami pun kembali ke posko induk untuk istirahat, namun ada sedikit kesalahan yang kami buat sehingga kami mendapatkn sangsi atas keceroboan kami. Pukul 21.00 kami melakukan breaving untuk mengoreksi kesalahan-kesalahan, dan pukul 21.30 kami pun istirahat.

Sabtu, 16 juni 2011
Berangkat Dari            : Desa Jono
Leader                         : Abd. Aan Achbar
Navigator                     : Fitriani S. Pairunan
Sweeper                       : Bebi
Berangkat jam             : 07.30 Wita
Koordinat                     : BT : 119˚
                                        LS: 1˚
Tujuan                         : Camp I
Tiba jam                        : 15.55 Wita
Waktu Tempuh           : ± 8 Jam
Kondisi medan           : Bervariasi antara landai dan tanjakan
Sumber air                   : saluran air
Jenis Flora       : pisang, kelapa, keladi, coklat, beringin, rumput alang-alang, pinus, jagung, kemanggi, rica, dan pohon aren
Jenis Fauna    : lebah, semut, ulat bulu, ayam, lalat, jangkrik, kupu-kupu, babi, anjing, burung alo, kaki seribu dan katak.

Catatan Perjalanan
Pagi ini terasa cepat, waktu yang ditentukan untuk bangun pagi telah melenceng dari target yang ditentukan, tak terasa waktu menunjukan pukul 06.30 kami pun bergegas menyiapkan diri untuk menuju rumah pak kades setelah mempacking barang-barang. hentakan kaki beriringan menambah semangat, sesampainya dirumah pak kades, kami menerimah arahan dari pak kades dan dilanjutkan dengan pelepasan serta mengambil dokumentasi. Suara burung serasa menyambut dan mengiringi perjalanan tim ekspedisi kali ini, jalur yang akan kami lalui langsung disambut dengan medan yang cukup menantang dan sangat dibutuhkan kesiapan mental dan fisik yang mendukung.

 Tak terasa kami telah melewati pegunungan yang terjal disertai dengan sengatan matahari yang begitu panas namun itu semua tak mengoyahkan semangat anggota tim , ketika waktu menunjukan pukul 12.00 kami istirahat dan melakukan copy break untuk menambah staminah, dan langsung mencari titik koordinat peristirahatan untuk dikirim ke posko induk. Jalur yang kami lewati mengikuti saluran air warga dengan kondisi medan tandus akibat panasnya matahari disertai dengan rumput ilalang yang telah mati akibat kebakaran, sepanjang perjalanan kami melewati 2 buah rumah warga yang sedang melakukan aktifitas membuat kerajinan tangan gelang serta kebiasaan masyarakat yang memakan buah pinang yang dicambur dengan daun sirih. Selesai copy break kami melanjutkan perjalanan menuju target yang telah ditentukan. Dalam Perjalanan ini jalur yang kami lalui agak mudah dikarenakan pepohonan yang rindang membuat sejuk udara di sepanjang aliran air. Waktu telah menunjukan pukul 14.00 tak terasa kami telah berada di ketinggian 500 MDPL, dengan kondisi cuaca mulai gelap karena kabut mulai turun dan menyelimuti pepohonan. Perjalanan kami semakin jauh dan waktu telah menunjukan pukul 15.30 tapi kondisi medan yang harus dilalui masihlah panjang, menantang dan penuh resiko. Dengan kondisi cuaca yang tidak mendukung serta kondisi medan yang sangat terjal  sehingga agak sulit untuk mencari tempat nginap. Pukul 15.55 ketua tim memberikan instruksi untuk berhenti melakukan perjalanan dan langsung memberikan arahan untuk membangun tenda, sedangkan sang navigator langsung melakukan tugas untuk mengirimkan koordinant posisi tim ekspedisi melakukan penginapan kepada posko induk.

Seluruh anggota tim langsung mengambil jobnya masing-masing, sesuai apa yang telah disepakati bersama,  ada yang mencari kayu bakar, menyalakan api, mendirikan tenda, dan langsung menyiapkan makan malam.  Pada pukul 18.00 semua anggota tim expedisi melakukan makan malam dan selesai dengan aktifitas tersebut, Karena kondisi cuaca yang tidak mendukung, kami pun semuanya langsung melanjutkan agenda selanjutnya yaitu breaving pada pukul 19.00   dan pada pukul 20.00 sebagian anggota tim istrahat namun ada di antara mereka yang masih melakukan aktifitas berupa membuat catatan perjalanan pada hari ini serta ada yang menampung air hujan. Selesai dengan semua aktifitas tersebut, semua anggota tim expedisi langsung beristrahat.

Minggu, 17 juni 2011
Berangkat Dari            : Camp 1
Leader                         : Abd. Aan Achbar
Navigator                     : Fitriani S. Pairunan
Sweeper                       : Bebi
Berangkat jam             : 07.00 Wita
Koordinat                     : BT : 119˚ 51’ 26.3”
                                        LS:1º 06’ 41.5”
: 833 Mdpl
Tujuan                         : Camp II
Tiba jam                        : 16.15 Wita
Waktu Tempuh           : ± 9 Jam
Kondisi medan           : Bervariasi antara landai dan tanjakan
Sumber air                   : saluran air
Jenis Flora       : pisang, kelapa, keladi, coklat, beringin, rumput alang-alang, pinus, jagung, rotan, rica, dan pohon aren, bunga anggrek, nenas.
Jenis Fauna    : lebah, semut, ulat bulu,ular, ayam, lalat, jangkrik, kupu-kupu, babi, anjing rayap, kaki seribu.

Catatan Perjalanan

     Suhu udara dipagi hari ini  sangat sejuk, ditemani dengan kicauan burung walaupun menyebalkan telinga.  Pukul 06.00 semua makanan telah masak dan langsung melakukan makan pagi. Pada pukul 06.30 semua anggota tim expedisi langsung melakukan kegiatan mempacking barang-barang.
Jam menunjukan pukul 07.00 semua anggota tim expedisi berkumpul untuk melakukan doa bersama. Selesai berdoa kami pun melangkahkan kaki untuk melanjutkan perjalanan. Sekitar 10 meter dari camp 1 kami mendapatkan hambatan berupa rerumputan ilalang yang sangat tebal, sehingga perjalan kami terhenti sejenak.
Dalam kondisi inilah kami merasakan kebersamaan, saling merasakan susah dan senang, pada saat inilah nilai persaudaraan yang terwujud melalui kerjasama antara satu dengan yang lainnya.
Perjalanan tim expedisi melewati ilalang yang sangat tebal itu merupakan salah satu hambatan dikarenakan waktu yang dibutuhkan kurang lebih 4 jam untuk melewatinya, dan membutuhkan tenaga yang lebih. Tak terasa sinar matahari mulai menyegat, ketika itu anggota tim expedisi telah menempuh jalur landai dan jalan setapak yang sering dilewati oleh masyarakat. Sepanjang perjalanan bunga-bunga anggrek tanah dengan warna ungunya yang cerah seakan-akan tersenyum melambai-lambaikan tangan memberikan semangat kepada tim expedisi.

Perjalanan terasa susah karena jalur yang kami lewati sangat terjal ± 70 º sehingga membutuhkan mental dan fisik yang lebih prima. Jam menunjukan pukul 15.30 anggota tim telah sampai dari rintangan dan menemukan landai, kami mengambil waktu 2 menit untuk istirahat sejenak. Kabut mulai menyelimuti pegunungan namun kami masih memiliki waktu untuk melanjutkan perjalanan, kondisi medan yang akan kami lalui sekitar 45 º. Tak terasa waktu menunjukan pukul 16.15 WITA namun kami belum menemukan tempat yang cocok untuk istirahat. Tepat dikoordinat 01º 06’ 53.2” LU dan 119º 06’ 23.2” BT dengan ketinggian 1410 Mdpl (GPS) dan 1400 Mdpl (alti).  Pukul 18.30 WITA ketua tim menngajak anggota tim untuk breaving untuk mengevaluasi perjalanan tadi dan menentukan perjalanan hari esok.

SENIN, 18 JULI 2011
Berangkat Dari            :  camp 11
Leader                         : Abd. Aan Achbar
Navigator                     : Fitriani S. Pairunan
Sweeper                       : Bebi
Berangkat jam             : 07.00 Wita
Koordinat                     : BT :119º 50’ 23.2”                                   
   LS:1º 06’ 53.2”
Tujuan                         : Camp III
Tiba jam                        : 16.15 Wita
Waktu Tempuh           : ± 9 Jam
Kondisi medan           : Bervariasi antara landai dan tanjakan
Sumber air                   : saluran air
Jenis Flora       : pisang, keladi, beringin, jambu, paku, rica, pinus, jagung, rotan, rica,pohon aren, bunga anggrek, pinang.
Jenis Fauna    :lebah, semut, ulat bulu,ular, ayam, lalat , jangkrik, kupu-kupu, babi, anjing rayap, kaki seribu.

Pukul 07.00 WITA kami melanjutkan perjalanan menuju target yang ditentukan yakni puncak Bulu N’ti. Ketika anggota tim expedisi hendak berdoa, kami dikagetkan oleh warga yang hendak berburuh dan pada saat itulah kami sempat berkomunikasi untuk mencari informasi-informasi tentang gunung bulu N’ti..
Dalam perjalanan dengan ketinggian 1600 MDPL kami menemukan lumut dengan panjang 1-3 cm di sinilah mulai hidup jenis pohon pinang dan kami menemukan salah satu bunga yang menurut kami adalah tumbuhan langkah dengan ciri-curi tumbuh di atas lumut dan berdaun transparan serta satu jenis yang lain yaitu tumbuhan yang seluruhnya berwarna biru dan berbuah biru kami memberi nama RYP3K.
Jam menunjukan pukul 12.45 WITA kami pun melanjutkan perjalanan hingga sampai ketitik ketitinggian 1850 MDPL yaitu dipuncak predator dan langsung melanjutkan perjalanan ke kaki Bulu N’ti dengan ketinggian menurut alti yaitu 1925 MDPL, dan ketika ketinggian 1850 tepat pada pukul 14.00 WITA kabut mulai turun. Perjalanan pun mulai menyesakkan sebab oksigen mulai berkurang, tanpa disadari anggota tim expedisi telah sampai di sebuah strang line yang bertulisan G.Bulu N’ti. Disinilah kami melakukan ormet dikarenakan alat yang kami gunakan berbeda. Menurut alti ketinggiannya 1900 MDPL namun menurun  GPS 2047 mdpl. Dengan titik koordinat BT 119048’35,7” dan titik koordinat LS 01005’47,4”.

SELASA, 19 JULI 2011
Berangkat Dari            : camp 111
Leader                         : Abd. Aan Achbar
Navigator                     : Fitriani S. Pairunan
Sweeper                       : Bebi
Berangkat jam             : 07.00 Wita
Koordinat                     : BT :119º 05’ 3                                          
   LS:1º 06’ 53.2”
Tujuan                         : Camp IV
Tiba jam                        : 15.00 Wita
Waktu Tempuh           : ± 8 Jam
Kondisi medan           : Bervariasi antara landai dan tanjakan
Sumber air                   : saluran air
Jenis Flora       :keladi, beringin, paku, pinus, rotan, rica , bunga anggrek, pinang.
Jenis Fauna    : semut, ulat bulu , lalat , jangkrik, kupu-kupu, burung alo, rayap, kaki seribu, lebah, pacet.

Catatan perjalanan

Pagi yang cerah dengan kicauan burung-burung, udara dingin menembus kulit-kulit. Tak seorang pun yang berani melangkahkan kakinya untuk keluar dari tenda doomne. Pagi ini tim expedisi Bulu N’ti bangun ketika alarm berdetak menunjukan pukul 05.00 WITA kami pun melakukan aktifitas memasak dari dalam tenda. Sambil menunggu masakan masak anggota tim expedisi yang lain menghangatkan badannya. Pada saat ini kondisi tim expedisi kesehatnnya sudah mulai menurun dikarenakan suhu yang semaklin dingin dengan ketinggian 2000 MDPL.
Walau telah dalam kondisi yang telah menurun kami semua tetap bersemangat. Jam menunjukan pukul 06.00 WITA semua tim melakukan kegiatan makan pagi dan dilanjutkan dengan mempacking barang. Menjelang pukul 08.00 WITA ketua tim memberi isyarat untuk berdoa dan langsung melangkahkan kaki untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak abadi.
Selama perjalanan kami menemukan banyak rintangan selama dalam perjalanan. Perjalanan kami menuju puncak sangat melelahkan disebabkan karena suhu yang sangat dingin. Jam terasa cepat berputar. Namun tringulasi belum juga terlihat. Kami pun kehilangan jalur dikarenakan pohon-pohon telah tumbang dan tebalan lumut mencapai 3 – 7 cm. Tak sedikitpun kulit pohon yang terlihat akibat ketebalan lumut tersebut. Pohon-pohon jenis pandang tumbuh subur pada ketinggian 2000 MDPL, diketinggian tersebut tak sepohon pinang pun yang terlihat. kami harus melakukan ormed dalam kondisi seperti ini, mungkin ini lah jalan satu-satunya.Teriakkan suara melengking dari salah satu di antara mereka, suara kegembiraan menemukan puncak tringulasi. Tiga menit kemudian mereka datang memberitahukan bahwa mereka sudah menemukan tringulasi. Kami berempat pun berjalan bersama-sama menuju puncak tringulasi dan pada saat itu jam menunjukan pukul 15.00 WITA, kami semua tersenyum sambil meneteskan air mata mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan karena telah menunjukan jalan untuk mencapai tujuan. Dan langsung sujut mengucapkan syukur kepada ALLAH SWT.
Karena waktu telah menunjukan pukul 16.00 WITA, ketua tim mengambil inisiatif dan disepakati oleh teman-teman semua untuk bermalam di puncak dengan alasan karena tidak memungkinkan lagi untuk turun mencari tempat penginapan.
Setelah mengambil gambar, kami semua mengambil aktifitas untuk membangun tenda dan memasak. Dan pada pukul 17.00 WITA karena udara begitu dingin kami semua memasuki tenda setelah makan malam. Pada saat ini kondisi team expedisi ada yang telah sakit, kebanyakan dari tim yang sakit karena tidak terbiasa dengan suhu dibawah normal.

TERIMA KASIH
SALAM LESTARI.






1 komentar:

Anonim mengatakan...

Kalau tdk salah jalur lewat desa Jono dirintis tahun 2007 oleh tim Jelajah Rimba Pedalaman